
Aku memutuskan untuk memanggilmu Shakespeare. Sejak dulu aku tak pernah tahu namamu yang sebenarnya karena terus berganti menjadi ini dan itu. Dipanggil ini oleh teman-teman sewaktu kecil karena kamu kurus, dipanggil itu oleh teman-teman masa kini karena kamu gemuk (hehe, maaf kalau salah), dipanggil kerupuk, dipanggil nama artis, dipanggil apapun, dan kamu tidak pernah menolak. Maka sudah selayaknya, dipanggil Shakespeare juga tentunya kamu tak keberatan.
Kenapa Shakespeare? Karena filmnya "Shakespeare in love" begitu menyentuh hatiku sampai-sampai aku menontonnya lebih dari sekali. Cerita tentang dirinya sama indahnya dengan kisah Romeo-Juliet yang ditulisnya (hey, kalau tak salah, tulisanku yang pertama di blog ini juga tentang salah satu karya Shakespeare). Kenapa Shakespeare? Karena bagiku, Shakespeare adalah simbol romantisme yang tak pudar, terus berulang dalam berbagai kisah cinta masa kini.
Kenapa Shakespeare? Karena aku baru dikirimi lagu Layla Kayliff dengan title "Shakespeare in love" yang sebetulnya aku tidak mengerti maknanya :)
Pokoknya untukku ini nama yang indah, yang pantas kuberikan untuk orang yang berarti bagiku, dan karena itu sebuah nama besar dengan karya yang hebat, siapa tahu jadi terus mendorongku untuk lebih bersemangat menulis....
Sejak kemarin, namamu sudah berganti, dan kukira cuma ada satu orang yang paham perasaanku pada saat aku menyebutkan nama tersebut. Siapa orangnya? Kamu tidak perlu tahu....
Good night, Shakespeare.
(heran, rasanya pernah melihat style foto seperti foto Shakespeare di atas, dimana ya?)
No comments:
Post a Comment